Sapa pagi !!!

"MEMBERI YANG TERBAIK UNTUK KELUARGA, BERMANFAAT UNTUK ORANG LAIN"

Jumat, 12 Februari 2016

Berasangka Baik pada Allah

AL Kisah
Di sebuah negeri , seorang pelayan raja tampak gelisah. Ia bingung kenapa raja tidak pernah adil terhadap dirinya. Hampir tiap hari, secara bergantian, pelayan-pelayan lain diberikan hadiah. Mulai dari cincin, kalung, uang emas, hingga perabot antik. Sementara dirinya tidak.
Hanya dalam beberapa bulan, hampir semua pelayan berubah kaya. Ada yang mulai membasakan diri berpakaian sutera. Ada yang memakai cincin di dua jari manis, kiri dan kanan. Dan, hampir tak seorang pun yang datang ke istana dengan berjalan kaki seperti dulu. Semuanya datang dengan kendaraan. Mulai dari berkuda, hingga dilengkapi dengan kereta dan kusirnya.
Ada perubahan lain. Para pelayan yang sebelumnya betah berlama-lama di istana, mulai pulang cepat. Begitu pun dengan kedatangan yang tidak sepagi dulu. Tampaknya, mereka mulai sibuk dengan urusan masing-masing.
Cuma satu pelayan yang masih miskin. Anehnya, tak ada penjelasan sedikit pun dari raja. Kenapa beliau begitu tega, justru kepada pelayannya yang paling setia. Kalau yang lain mulai enggan mencuci baju dalam raja, si pelayan miskin ini selalu bisa.
Hingga suatu hari, kegelisahannya tak lagi terbendung. "Rajaku yang terhormat!" ucapnya sambil bersimpuh. Sang raja pun mulai memperhatikan. "Saya mau undur diri dari pekerjaan ini," sambungnya tanpa ragu. Tapi, ia tak berani menatap wajah sang raja. Ia mengira, sang raja akan mencacinya, memarahinya, bahkan menghukumnya. Lama ia tunggu.
"Kenapa kamu ingin undur diri, pelayanku?" ucap sang raja kemudian. Si pelayan miskin itu diam. Tapi, ia harus bertarung melawan takutnya. Kapan lagi ia bisa mengeluarkan isi hati yang sudah tak lagi terbendung. "Maafkan saya, raja. Menurut saya, raja sudah tidak adil!" jelas si pelayan, lepas. Dan ia pun pasrah menanti titah baginda raja. Ia yakin, raja akan membunuhnya.
Lama ia menunggu. Tapi, tak sepatah kata pun keluar dari mulut raja. Pelan, si pelayan miskin ini memberanikan diri untuk mendongak. Dan ia pun terkejut. Ternyata, sang raja menangis. Air matanya menitik.
Beberapa hari setelah itu, raja dikabarkan wafat. Seorang kurir istana menyampaikan sepucuk surat ke sang pelayan miskin. Dengan penasaran, ia mulai membaca, "Aku sayang kamu, pelayanku. Aku hanya ingin selalu dekat denganmu. Aku tak ingin ada penghalang antara kita. Tapi, kalau kau terjemahkan cintaku dalam bentuk benda, kuserahkan separuh istanaku untukmu. Ambillah. Itulah wujud sebagian kecil sayangku atas kesetiaan dan ketaatanmu."
--------------------------
Apa khikmah di balik ini...
Ternyata....
Betapa hidup itu memberikan warna-warni yang beraneka ragam. Ada susah, ada senang. Ada tawa, ada tangis. Ada suasana mudah. Dan, tak jarang sulit.
Sayangnya, tak semua hamba-hamba Yang Maha Diraja bisa meluruskan sangka. Ada kegundahan di situ. Kenapa kesetiaan yang selama ini tercurah, siang dan malam; tak pernah membuahkan bahagia. Kenapa yang setia dan taat pada Raja, tak dapat apa pun. Sementara yang main-main bisa begitu kaya.
Karena itu, kenapa tidak kita coba untuk sesekali menatap ‘wajah’Nya. Pandangi cinta-Nya dalam keharmonisan alam raya yang tak pernah jenuh melayani hidup manusia, menghantarkan si pelayan setia kepada hidup yang kelak lebih bahagia.
Pandanglah, insya Allah, kita akan mendapati jawaban kalau Sang Raja  begitu sayang pada kita.
...Allah SWT
Raja Yang penuh Cinta
Semoga renungan ini bermanfaat..

Kamis, 11 Februari 2016

Tips Hidup Bahagia

Sepuluh bunga hidup Bahagia 🌼🌼

1. Bangun disaat menjelang fajar untuk beristigfar :
(Dan, yang memohon ampun di waktu sahur.) Qs. Ali Imran : 17

2. Menyendiri untuk bertafakur :
(Dan, mereka memikirkan penciptaan langit & bumi.) Qs. Ali 'Imran : 191

3. Menjalin hubungan dengan orang sholeh :
(Dan, bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Rabbnya.) Qs. Al-Kahfi : 28

4. Berdzikir :
(Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah kamu (dengan menyebut nama Allah), dzikir yang sebanyak-banyaknya.) Qs. Al ahzab : 41

5. Melakukan sholat dengan khusyu :
(Yaitu orang-orang yang khusyu dalam sholat mereka.)
Qs. Al mu'minun : 2

6. Membaca Al Qur'an dengan tadabbur :
(Tidaklah mereka memperhatikan Al Qur'an.) Qs. An-nisa : 82

7. Berpuasalah :
"Meninggalkan makanan, minuman, & syahwatnya karena aku." (Al-Hadits)

8. Melakukan sedekah secara sembunyi-sembunyi:
"Hingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfakan oleh tangan kanannya. (Al hadist)

9. Meringankan beban seorang muslim :
"Barangsiapa meringankan kesussahan yang dialami seorang muslim di dunia maka Allah akan membebaaskannya dari kesulitan yang ada di hari kiamat." (Al-Hadist)

10. Berlaku zuhud terhadap sesuatu yang sifatnya fana :
(Sedangakan kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.) Qs. Al-Ala : 17

Kutipan dari buku La Tahzan.