Sapa pagi !!!

"MEMBERI YANG TERBAIK UNTUK KELUARGA, BERMANFAAT UNTUK ORANG LAIN"

Rabu, 27 Juli 2011

Harusnya.... "Bisa" menulis lagi ^_^


Judulnya ...mengharaap banget yaaa...
tapi memang bener...
sudah ada beberapa File di Folder Buku ku 2 di Laptop yang amburadul  dan masih setengah jalan alias belum jadi huahahaha...belum jadi malah bangga, hii nyengir  :) sebenarnya bukan bangga yaa ibu-ibu tapi tepatnya Gemesss banget..
Gimana enggak kalau pas semangat sehari bisa khusus ngerjain tulisan sampai cucian dan setrikaan numpuk di bela-belain nggak di sentuh  :D , masak apalagi  pakai cara kilat yang ada cuman nasi lauknya Capcay aja yaaa praktis nggak ribet dan iriit ( hehehe bongkar rahasia )
tapi begitu capek , di bawa tidur , di rapikan , tutup laptop, di bawa mimpi, dan ganti hari biasanya sudah ganti acara karena entah hari ini ada acara ngajar di sanalah, di sinilah, ada tugas jaga "warung " lah , atau duduk manis di depan meja strikaan :) akhirnya mau tidak mau tulisan itu tertunda ide di kepala kemaren udah nggak selancar jalan di jalan TOL... pake macet, pakai berkelok-kelok susah banget untuk di tuangkan di tut tut keyboard. asli.... TUMPUL bu... bener nggak sie ada yang pernah punya pengalaman sepertiku ?? sharing yaaa..
Pengalaman dulu buat buku yang pertama sebenarnya bisa jadi pelajaran saat itu , Ide di Kepala langsung di tuangin di kertas aja...di kertas buram berlembar..lembar dengan corat-coret sana-sini gambar -gambar yang sekiranya bisa buat gambaran ilustrasi nantinya... habis itu selesai semua baru di pindahin ke Word. 
cara ini justru lebih aman karena bila pake word kendalanya pasti saat menyisipkan gambar dan ilustrasi hasilnya pasti amburadul kalau main Tab dan spasi... udah dech ancuur minaah Judulnya :)) ..Dulu apalagi pernag juga karena misuaku tercinta sering banget bikin program aneh-aneh salah satunya kalau kita simpen File di D di my document begitu kompi Shut down file langsung Ilaang leyap wassalam... :((, kalau sudah gitu... mau apa coba ekspresi jengkel, mangkel , gelo, truus pasang muka cemberuut berdiri dari kursi ...dengan gerakan tangan pake tepuk meja dan hentak kaki ( emange mau  Yel-yel ) ...tapi asli 3 hari 3 malem  kuciwanya nggak ilang-ilaang :)
yaah salah satu pengalaman jadi penulis seperti itulah....sampai lahirlah Karya Pertama, tapi untuk jadi penulis produktif kok yoo ternyata berat....
walau sudah di praktekin 3 AJIAN dari Sang maestro yaitu 3 JURUS ampuh 

JURUS 1  TULIS
JURUS 2 TULIS
JURUS 3 TULIS

artinya kalau mau jadi penulis yaaa nulis, nulis, nulis tapi kalo yang di tulis nggak kelar-kelar jadinya bukan PENULIS tapi MENULIS .... hihihi....


Motivasi berikutnya yang harusnya bikin semangat tentunya Royalti donk...hehehe, bangga to dan surprise banget beberapa kali di kejutkan dengan bertambahnya SALDO saat cek ATM, dua tahun lalu bisa buat cadangan uang lebaran   , Bahkan  setahun lalu bisa buat beli sepeda Heiz 3 merk POLYGON ...hmmmm, kurang apa coba asyiiknya jadi penulis, nah kalao dah berkarya banyak seperti para penulis-penulis itu ...wow..wow  bisa jadi profesi yang asyyik yaaa ckckck...betul..betul...betul...
Biar rajin dan selalu mengasah otak biar rada-rada encer ( makluum Faktor U ) semoga rajin nge blog gini bisa sedikit menambah semangat buat tak..tik..tak..tik menyusun huruf entah apa saja yang keluar, entah itu redaksinya kacau atau masih porak-poranda ketikannya ...biar saja yang penting lagi mempraktekkan jurus -jurus maut biar bener-bener jadi ajian sakti. biar nambah pinter ndak ada salahnya donk kalo di akhiri dengan tambahan artikel dari Penulis lain , contonya nie Tips Menulis dari Andrea Hirata... 


Ada tips yang bisa dipraktikkan untuk itu.
Pertama, temukan waktu dan tempat yang memungkinkan Anda tidak diganggu siapapun. Hal ini penting agar proses terapi tidak diganggu dengan interupsi.
Kedua, menulislah tanpa berhenti sedikitnya selama 20 menit. Biarkan semua yang terasa, terlihat, terdengar dari dalam diri muncul ke permukaan tanpa penilaian.
Ketiga, jangan pusingkan soal ejaan maupun tata bahasa. Anda tidak sedang menulis untuk publikasi tertentu. Anda tidak sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian bahasa Indonesia (atau bahasa lain yang Anda gunakan untuk menulis).
Keempat, menulislah hanya untuk diri sendiri. Ya, untuk diri sendiri. Seperti sedang menguraikan benang usut, menata serpihan-serpihan dari dalam diri sendiri. Bukan untuk diberitahukan kepada orang lain. Bukan untuk bahan pemikiran. Sekadar untuk melampiaskan, mengeluarkan, melepaskan, mengikhlaskan, memasrahkan.
Kelima, tulislah hal yang penting dan bersifat pribadi bagi anda. Jangan menyibukkan diri dengan hal-hal yang sepele, yang trivial, yang remeh temeh. Keluarkan yang benar-benar penting, yang benar-benar pribadi.
Keenam, hadapi kejadian dan peristiwa yang bisa anda atasi untuk saat ini. Untuk masalah-masalah yang mengingatnya saja bisa membuat Anda kehilangan kendali diri, singkirkan dulu. Tulis dan keluarkan apa yang sudah relatif bisa Anda atasi secara emosional.
Naah looh
sampai di sini apakah sudah semangaaaat....?? 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar