Kalau di hitung dengan jari
ini kali ke 5 puasa Ramadhan , Anakku Surya berlatih puasa sebulan penuh.
untuk ukuran anak kelas 5 SD mungkin sudah kuat sebulan seperti kakaknya dulu .Namun bagi dia aku nyakin terasa berat.
bagaimana tidak? Aku tak tega melihat tubunya yang kurus itu terlihat tambah lemas saat panas terik menyengat. Kalau mau di kata badannya memang hanya tumbuh keatas tidak ke samping usia 10 tahun beratnya hanya seumuran kelas 1 SD saja.
Nafsu makannya sebenarnya wajar ,sama laah dengan anak seusianya Kadang kalau pas lagi asyiik main mesti telad maem, makanya sebagai ortu aku mesti siper telaten , bahkan harus di bela-belain di suapi agar makannya habis.
malu rasanya kalo di katain orang anakku kurang Gizi ,
"Padahal kalo untuk kasih makan bergizi sesuai anjuran 4 sehat 5 sempurna,
atauuu kampaye program sebutir telur dan semangkuk sayur untuk kecukupan Gizi anak, yaa mampu laah.."
"Untuk sekedar beli susu tambahan kemasan 400 gr ,yaa bisa laah.
Walau waktu bayi aku ndak kenal harga susu, alias kedua anakku produk susu Eksklusif , 6 bulan hanya minum Asi dan 2 tahun tanpa susu tambahan, berikutnya baru aku kenal susu kemasan .bila suruh cerita , apa sebab bisa kurus begitu ?? aku mesti siapin tissue , karena air mata ini pasti akan mengenang dan jatuh , walau otakku sudah memerintahkan untuk selalu kuat.
10 tahun lalu waktu dia masih berumur 4 bulan , aku curiga dengan perkembangan tumbuh kembang anak ke dua ku ini , beratnya selalu berada di garis kuning menurut grafik di kartu KMS ( Kartu Menuju Sehat ) . Sebagai ibu yang peduli dengan kesehatan anak,yang selalu membawanya anaknya ke POSYANDU sebulan sekali , tak lupaminta imunisasi lengkap, keadaan ini membuat hari-hariku sungguh tak nyaman,
"Ingat waktu itu, aku ada rejeki , ceritanya habis dapat orderan bikin kue , pastel basah 500 biji dan 25 Loyang kue Bolu untuk pernikahan tetangga, DP nya lumayan buat bawa anak ku ke Dokter Specialis anak.
Sore itu .... sumpah bagai di sambar petir, dunia runtuh atau terasa menyaksikan gelombang Tsunami yang sudah di depan mata dan siap mengulung ku *lebay.com :(.tapi itu lah yang terjadi .
Dokter mengatakan anakku mempunyai kelainan jantung bawaan. Tanpa pikir panjang sore itu juga aku bawa anakku ke Dokter specialist jantung di Kota .Tak ada alat canggih untuk memeriksanya Dokter hanya mendengarkan detaknya pakai Stetoskop, dan diagnosa dokter kelainan jantung bawaan yang di derita anakku adalah tipe VSD (Ventricular septal defect), yang membuat sedih dan bikin sesek dada adalah , ketika dokter memberikan rujukan ke RSJHK ( Rumah Sakit Jantung Harapan Kita ) Jakarta.
Sambil menunjukkan gambar bagian-bagian jantung dari sebuh buku kedokteran. dan mengatakan ;
" Kapasitas paru-paru itu terbatas bu, jika setiap hari paru-paru putra ibu kemasukan darah kotor "sekian" mililiter maka bisa di pastikan jantung tidak akan kuat memompa , paling cepat dalam minggu ini putra ibu harus di tangani dokter karena akan fatal bila lebih dari 2 minggu " begitu penjelasan dokter
dan begitu aku tanyakan tentang biaya . dokter mengatakan angka yang jauh dari banyangan kami waktu itu 35 juta untuk operasinya saja. Dan waktunya tak lebih dari 2 minggu ini.
lemaaaas, buntu, ndak bisa berkata-kata selain memeluk erat bayiku, aku masih gemetar dan masih belum bisa berpikir logis saat di apotik, terbayang suasana operasi yang membelah dada anakku... dia terlalu kecil untuk menderita ya Rabb.
Sampai di rumah ibu ,tangisku tumpah ke pelukan ibu. berdoa saja nyakinlah " Allah tidak akan memberikan cobaan kepada umatnya melebihi kemampuan " kata bapak menguatkan .
kami terus memikirkan bagaimana mendapatkan minimal 35 juta itu , walau kami berdua Sarjana namun penghasilan kami belum bisa mencapai itu, orang tua kami pun hanya PNS yang masih punya tanggungan untuk adik-adik . Rumah pun masih ikut orang tua, motor belum punya. salah satu harapan kami adalah tabungan motor yang masih terkumpul 2,5 juta.
hanya itu Modal kami untuk ke Jakarta. suport dari kerabat , teman, dan tetangga semua menuatkan , namun tak satupun mengijinkan aku berangkat ke Jakarta.
Kemudian atas saran seorang kerabat , aku di kenalkan ke pengobatan alternatif .Aku menjalankan terapy dengan Herbal, selama 3 bulan itu anakku hanya boleh makan kentang rebus yang di lumatkan sedangkan minumnya selain ASI adalah air rebusan kedelai . Akupun tidak di perkenankan makan ikan, yaah segala jenis ikan ,tidak juga tahu ataupun tempe karena tidak boleh makan kedelainya hanya boleh minum air rebusannya saja seperti yang di minum anakku . Bisa di banyangkan tubuhku saat itu bener-bener kurang protein , lemah lunglai , ditambah lagi dengan pikiran-pikiran yang membuat hari-hariku tidak tenang.
tekanan darah drop, berat badan pun turun drastis.
Tiga bulan itu benar-benar masa-masa yang berat , menurut terapistnya sebagai penutup pengobatan terapi ramuan herbal yang harus kami lakukan adalah minum seduhan POhon benalu / beringin yang tumbuh di pohon kelapa . Baru dengar ?? akupun demikian, benalu kan normalnya tumbuh di pohon mangga atau teh . Tapi karena ikhtiar untuk obat , apapun kami usahakan. kami mencari benalu / beringin yang tumbuh di pohon kelapa itu.
Lama sekali kami mencari nya . hampir semua orang yang aku temui malah baru men dengar ada benalu di Pohon kelapa. namun kami selalu pesan ke mereka , siapa tau menemukan jenis tanaman yang di maksut. Aku juga titip pesan kepada penjual kelapa di pasar barangkali pernah melihat ada benalu di pohon kelapa ,namuun tidak ada satu pun yang memberi kabar adanya tanaman yang di maksut .
rasa putus asa itu kadang sudah menari-nari di benakku . saat aku coba menyampaikan usahaku yang belum berhasil menemukan tanaman yang di maksud, terapisnya anakku justru mengatakan
" Pohon itu sebenarnya dekat denganku, dalam arti keberadaannya tidak jauh dari tempat tinggal kami bahkan jumlah daunnya tak lebih dari umur anak" jelas nya.
Aku kembali bersemangat, entah benar atau tidak aku berusaha mengambil sisi positif dari apa yang aku jalani karena apa yang aku dan anakku makan adalah kentang yang pasti jenis karbohidrat rendah gula, mungkin akan meringankan kerja jantung saat mememompa darah , sementara minum sari kedelai bukankah kedelai adalah sumber protein yang baik .
kelainan jantung bukan penyakit dari serangan virus atau bakteri yang menular namun akibat pembentukan sel jantung yang kurang sempurna.
salah satu dokter yang mengatakan , ada beberapa kasus di mana klep jantung itu akan menutup sendiri bila anak beranjak besar. semuanya aku niati Ikhtiar untuk kesembuhannya tanpa operasi. Dan memang selama itu aku mendapatkan kondisinya membaik terlebih ISPA yang sering dia derita jarang sekali kambuh, daya tahan tubuhnya pun baik , terbukti ketika kami semua kena Flu, dia bisa bertahan.ataukah mungkin karena ASI Eksklusif.
Semua masih aku hubungkan dengan medis ,namun tidak untuk yang satu ini , benalu di pohon kelapa ?? "apa iyaaa. ada . bathinku meragukan.
suatu petang habis magrib , suamiku masih semangat mencari benalu dengan mengajak tetangga belakang rumah , pencarian itu di lakukan lagi, kali ini tidak jauh-jauh mereka menuju makam desa depan gang jalan menuju rumah.
sekitar jam 19.30 , bapak ibu masih berkumpul menonton tv .sementara aku masih terkantuk-kantuk saat di kejutkan dengan suara suamiku. " Ma , aku berhasil menemukan obat buat adik ... " bisiknya membangunkannku yang sedang menyusui surya sambil terkantuk-kantuk.
Daunnya masih 7 ,persis seperti kata terapistnya anakku , kata suami pohon ini menempel di Pohon kelapa . "Amaziing .....!!
Malam itu juga daun itu ku bawa ke terapist anakku. dan benar itu pohon yang di maksut.
Paginya , daun itu ku rebus dengan sebuah kendil jamu , dari 3gelas air setelah di rebus tinggal 2 gelas air..
"Bismilahirohmanirokhim , tiada penyakit yang tanpa obat .... Atas ijinmu yaa rabb semoga ini menjadi obat buat anakku " aku dan anakku minum air rebusan itu.
Sebuah karunia Allah yang begitu besar atau sugesti yang mengakar dalam ,aku menjadi kuat melewati hari-hariku lagi.
rasa optimis akan kesembuhannya kian terbuka. walau masih juga aku upayakan secara medis. satu yang belum bisa aku lakukan hingga kini usianya 10 tahun adalah membawanya ke Rumah sakit jantung harapan kita utnuk operasi.
Bulan November tahun 2010 lalu anak seorang teman yang notabene ayahnya adalah seorang dokter di Jawa barat. Putranya juga mempunyai kasus yang persis sama dengan anakku . Kami sharing banyak tentang ini ,setelah beberapa kali kunjungan dengan proses yang cukup lama , anaknya telah sukses di operasi dengan pembedahan di dada , karena ada masalah saat harus mengunakan kateter , usianya saat operasi 11 tahun. Ayahnya yang seorang Dokter pemerintah meringankan biaya operasi yang akhirnya di backup oleh ASKES. Temannku mengatakan jika di kalkulasi total biayanya nya bisa sampai 80 juta.
"Yaa Allah....."
dulu 35 juta saja aq ndak bisa..kini uang dengan jumlah segitu berarti seharga rumah ku , itupun mungkin tak cukup.
Beberapa waktu yang lalu pernah mendapat tawaran operasi dengan keringanan biaya dari seorang Dokter RSUD, namun ternyata syarat tidak mampu harus kami penuhi sementara melihat kami berdua sama-sama sarjana lagi-lagi gagal mendapatkan keringanan itu,
Adakah jalan bagi kami wiraswasta kecil ini ntuk mendapat keringanan biaya operasi bagi anakku ??
wiraswasta yang penghasilannya masih rata-rata , andai kami mengajukan pinjaman dengan Agunan Rumah dengan plafon 100 juta pun , hitungan kami tidaklah cukup untuk mencicil bulanannya .
Namun aku nyakin sekali .akan ada jalan untuk itu,
"Dekatkan jalan itu yaa Rabby...."
Kini Ramadhan ke 5 buat Surya, semangatnya masih membara untuk bisa melaksanakannya sehari penuh walau sekolah tak ada libur, cerianya sama seperti teman-teman sebayanya , tak juga tidur siang jika lagi asyiik main dengan temannya , walau lemas, badan kurusmu tetap bertahan jalani puasamu dengan riang, karena tak mau buku Ramadhanmu kosong tak terisi.
Sehabis makan saur , kamu tak lupa request lauk untuk menu buka ke mama :) , kemarin saat dia buka di tempat Ibu ( neneknya ) suasana rumah terasa sepi tanpa nya , karena biasanya Surya paling semangat membantuku menyiapkan semuanya.... ,dia juga Sang pemimpin doa buka puasa...kangen saat dia katakan "Alhamdulilaah.......
sesaat setelah segelas kolak memebasahi tenggorokanmu.
"Puasamu bukan puasa biasa sayaaaaang "
"Dengan puasa jantungmu ringan bekerja"
" Biarkan sel-sel klep di jantungmu tumbuh merapat menutup lobang kecil itu ... "
"Karena bukan jarum jahit atau lem yang bisa menambal kebocoran jantungmu ,andai mama bisa menjangkaunya , namuun tak ada yang tak mungkin bagiNya sayaaang ...."
"Puasamu obat bagimu yaa nak".
#mengusap mataku yang sudah basah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar