Sapa pagi !!!

"MEMBERI YANG TERBAIK UNTUK KELUARGA, BERMANFAAT UNTUK ORANG LAIN"

Rabu, 17 Agustus 2011

Ramadhan on the Road...

cerita-cerita  lama yang sempat tercecer :)

Pecel Mentah itu Bernama Karedok
Bus Raya yang membawaku menuju Bandung mulai melaju perlahan meninggalkan terminal Cirebon, Gerak bus terasa pelan manakala terik matahari mulai naik merambat menuju tengah hari, apalagi bus selalu menaikkan penumpang di sepanjang jalan, maklum akau naik AC ekonomi mau tidak mau aku harus sabar menghadapi ketidak nyamanan ini. 

Hari itu jumat hari ke 6 di bulan puasa, yach walaupun sudah di rencanakan bahwa saat puasa adalah saat-saat break untuk penyelenggaraan training tapi nyatanya ada saja cabang yang ingin segera meemyelengarkan kelas,sehingga butuh guru untuk di latih  agar bisa segera promosi usai lebaran nanti. Dari itu mau tidak mau aku harus berakat ,saat surat tugas dari  Jarimatika Pusat aku terima. 
Bukan  karena merasa haus dan lapar  saat puasa atau karena  baru pertama ini aku mendapat tugas mengajar di sukabumi  hingga perjalaan ini teras berat , namun karena harus meninggalkan anak-anak untuk 4 hari di saat mereka sedang giat-giatnya belajar puasa, Apalagi puasa ini adalah kali ke dua berpuasa di bulan suci Ramadhan di gubuk sendiri, nikamat rasanya beribadah bersama… sholat taraweh dan sahur bersama . bahkan kita selalu bagi tugas saat sebelum buka dan saur menjelang. Pagi tadi ketika saur kita pun masih berbagi tugas, Papa goreng lele sambil manasi sayur, mama yang buat sambel, kakak nyiapin piring, tapi si adik malah kebagian nonton tv... sambil terkantuk-kantuk :).Yach malam nanti kenikmatan itu terputus dulu karena mama ada tugas,“Ayoo, tetap semangat ya selama mama pergi.. “, pesanku pagi tadi.  

Jam 16.00 Bus memasuki terminal cicaheum Bandung, untuk menuju ke sukabumi aku harus ganti bus lagi menuju Sukabumi, Sudah 30 menit aku menunggu namun Bus yang di maksud belum ada tanda-tanda datang., Bahkan salah seorang pedagang menyarankan padaku bila ingin cepat mendapatkan bus ke Sukabumi , aku bisa ke terminal Leuwi panjang, hmmmm ku pikir makin nyasaar aja aku nantti...:), Akhirnya tetap kuputuskan untuk menunggu saja. sekitar 45 menit aku termangu sambil mengamati hilir mudik , lalu lalang bus sembari nebeng duduk di atas sebuah kotak botol minuman, merekam pembicaraan para penumpang , kernet dan pedagang dengan logat sundanya...,selang beberapa saat itu datang… aku pilih duduk di depan dekat pintu agar bisa menikmati perjalan pertama ke tempat kelahiran artis Desy Ratnasari itu, wow teryata tidak cuma Jakarta , Bandungpun macet Menyusuri jalan kota bandung dalam bus yang penuh sesak, masih dengan Ac ekonomi , sepanjang jalan di putar lagu-lagu lawas tahun 80an , dari Tomi J Pisa, Maya angela  lama banget di atas bus menikmati jalanan Bandung hingga gema dzan magrib berkumandang bus yang aku tumpangi belum juga meninggalkan Bandung.

Aku batalkan puasaku dengan setengguk air mineral dan beberapa kue basah yang aku beli di atas bus, ada semacam arem-arem  yang mereka sebut  lontong isi, ada lagi semacam lemper yang di bentuk segitiga dengan isi macam-macam ada isi kacang hijau, kacang merah, enten-enten mereka sebut bacang. Senja makin merayap dan hari mulai beranjang gelap dalam perjalanan yang makin terasa panjang ,  begitu berkesan, kunikmati setiap detiik berputarnya roda , setiap jengkal jalan-jalan yang ku lintasi, bahkan kerlip lampu di kegelapan. Tepat pukul 21.00 perjalanan yang memelahkan ini berakhir.. sepertinya pagi tadi aku keluar rumah pukul 07.00  berarti 14 jam sudah perjalanan menuju ke Sukabumi . Aku di sambut Pimpinan jarimatika  Cabang kemudian aku di ajaknya  ke rumah makan  untuk mengisi perut buka yang kadaluarsa huff....maklum hari sudah beranjak malam banyak sudah rumah makan yang tutup.akhirnya mau tak mau milih makan di junk Food pada sebuah Mall.
Pelatihan di Sukabumi hanya 6 orang mereka adalah guru-guru cabang yang  nantinya akan menjadi motor penggerak cabang, entah terlambat atau kesalahan dari tempat jasa pengiriman setengah jalan pelatihan di mulai handout yang di tunggu-tunggu belum juga datang. Sebagai trainer kita harus siap menghadapi segala kemungkinan itu, pelatihan harus tetap berjalan ada atau tanpa Modul.  Dua hari berlalu dengan lancar karena teman-teman yang ikut sebagian besar adalah guru simpoa mereka berpendapat “ Subhanallah teryata dengan jarimatika lebih mudah ya ” … Alhamdulililah … ucapku. 

Malam terakhir di Sukabumi ,aku habiskan waktu dengan diskusi bersama pemilik cabang karena selain jarimatika di tempat pelatihan ini juga berdiri Lab school TK sukabumi, Semua permainan dari bangku sampai tempat sepatu di buat dengan tema-tema islami, permainan dan perpustakaaan di tata sangat apik menarik, terdengar selalu bacaan Al Quran yang menyejukan kalbu. Waktu Saur malam itu terasa cepat mugkin karena di malam terakhir ini aku sudah ndak sabar ingin kembali ke Pekalongan , Bahkan kalaupun  bisa ,ingin segera pulang setelah makan saur selesai pakai bus yang paling pagi. Santap saur  di hari terakhir itu komplit banget… Teryata orang sunda tidak terbiasa menengguk teh  manis,  dan memang suka makanan serba mentah, ada hidangan yang menarik perhatianku ,dalam pinggan beling terhidang segar sepinggan makanan mirip pecel  dengan komposisinya tauge mentah, ketimun mentah, kol dan sayuran serba mentah yang di hidangkan dengan saos kacang, begitu ku coba hmmmm.....teryata yum..miyy banget  untuk menu saur , aku  baru tahu itu yang di namakan karedok
Alhamdulilah ...ketika Azan Subuh mulai berkumandang , dan mengikuti Sholat berjamaah ,segera aku berpamitan , semangat menuju terminal yang jaraknya tak begitu jauh dari rumah Jam 05.00 tepat ku meninggalkan Sukabumi, di tanganku tertenteng sirup buah pala dan beberapa kotak kue moci.....lumayan buat buah tangan anak-anak , Bus mulai melaju meninggalkan Sukabumi.... ingin waktu segera berlalu ...dan Rabb ku mempercepat waktu perjalananku dan menutup pandangan yang suram dalam perjalanan pulang ini ,agar sore nanti segera bisa tiba di rumah dan bisa  menutup  puasa hari ini dengan buka bersama suami dan anak-anak .



Tidak ada komentar:

Posting Komentar